random

Sampai jumpa

Perahu itu terombang-ambing. Ada kelip-kelip pelita kecil di tepiannya.

Aura sepi, senja yang telah habis usia tersangkut riak lautan, tak henti mengintimidasi langit dan awan untuk memerah kelam dalam keheningan. Dalam kesendirian.

 

Perahu itu tak bernama. Terapung tenang di perut samudra. Meski langit mungkin akan kehilangan cahaya, dia tampak tenang-tenang saja. Semua seperti normal-normal biasa.

Dengan biasa, dia terlihat begitu indah.

Mulai dari siluet hingga kibaran layar kecilmu yang bergoyang di angkasa, semua sempurna.

 

Langit meredup cepat, dia pun mengabur dalam rata horizon cakrawala..

Lambaian tangan pengganti ucapan,

sebuah ucapan tulus untuk perahu tak bernama di gelap senja.

Sampai jumpa..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s